Tips Packing Barang yang Perlu Diperhatikan

packing barang

Tahukah anda bahwa dalam setiap produk baik itu makanan dan minuman, ataupun barang seperti peralatan elektronik memerlukan yang namanya proses packing. Packing barang adalah proses melapisi barang dengan tujuan untuk menghindari barang kerusakan yang mungkin terjadi saat pengiriman.

Selain pemahaman tentang material yang digunakan, packing juga melibatkan beberapa teknik yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan dan perlindungan barang bekerja dengan baik. Pada pembahasan kali ini, kami akan membahas tentang beberapa jenis dari packing dan tips packing agar anda mendapatkan perlindungan produk terbaik.

Jenis Packing Pada Barang

Terdapat beberapa jenis packing yang dapat dilakukan untuk melakukan pengiriman barang. Untuk jenis berdasarkan materialnya, packing terbagi menjadi : 

1. Material Karton box

produk dengan material seperti ini, umumnya dipakai menjadi box kardus. Material jenis ini berguna untuk mengefisiensi ruang selama penyimpanan ataupun pengiriman barang. Material ini juga berguna agar packaging utama produk terjaga dengan baik

2. Plastik Film PE

Plastik film berbahan dasar PE biasanya dia digunakkan untuk kegiatan wrapping. Pada beberapa produk, plastik film akan sangat berguna karena dapat memberikan perlindungan lebih baik terutama perlindungan pada air.

3. Styrofoam

Penggunaan bahan styrofoam ini biasanya digunakan sebagai sekat dalam kardus produk yang berguna memberikan perlindungan tambahan, material ini paling banyak dipakai pada produk-produk elektronik seperti TV, kukas, dan handphone .

4. Bubble Wrap

Ketika Anda menggunakan bubble wrap, pastikan untuk melakukannya dengan cara yang benar. Bungkuslah barang dengan bubble wrap secara menyeluruh, terutama bagian yang rentan terhadap kerusakan, seperti sudut yang tajam atau permukaan yang rapuh. Pastikan juga untuk menghindari adanya ruang kosong di antara barang dan bubble wrap. Mengisi semua celah dengan gelembung udara akan membantu mencegah pergerakan yang berlebihan saat pengiriman.

Selain itu, bubble wrap juga dapat digunakan untuk membuat lapisan pelindung tambahan di dalam kotak pengiriman. Anda dapat melapisinya di bagian bawah dan di sekitar sisi-sisi kotak untuk memberikan perlindungan ekstra. Hal ini akan membantu mencegah barang dari gesekan langsung dengan dinding kotak, yang dapat mengurangi risiko kerusakan.

5. Kayu

Material packing kayu biasa digunakan untuk mengirim barang dengan berat lumayan namun memerlukan perlindungan yang lebih baik dari bubble wrap, contohnya adalah pengiriman produk laptop.

Perlindungan dengan kayu biasanya dilakukan setelah melakukan packing dengan styrofoam dan diberikan kardus atau karton box. Material kayu difungsikan untuk menjaga barang apabila terjadi benturan tak terduga yang memungkinan produk hancur.

Tips Packing Aman Untuk Pengiriman

Setelah mengetahui beberapa material packing yang bisa digunakan, kami akan membagikan beberapa tips yang bisa dilakukan agar packing barang dapat berfungsi secara maksimal agar tak ada kerusakan yang tidak diinginkan : 

1. Perhatikan Material Packing yang tepat

Memilih material packing yang sesuai dapat membantu memastikan bahwa produk yang disimpan terjaga dengan baik. Dengan memastikan barang terjaga, maka anda dapat menekan resiko kemungkinan produk hancur atau rusak.

2. Pastikan ukuran packaging sesuai dengan barang

Penting untuk memerhatikan penyusunan barang saat packing agar tidak terjadi pergerakan akibat rongga kosong yang dapat menyebabkan kerusakan pada barang saat pengiriman. Karena itu, anda harus memastikan ukuran tertiary packing tidak kebesaran atau kekecilan agar produk dapat ditata dengan rapih.

3. Pastikan Barang Tersegel Dengan Baik

Setelah mendapatkan ukuran material packing yang sesuai, anda perlu memastikan bahwa packing tersegel dengan baik. Jika barang disegel menggunakan kardus, maka anda dapat menutup beberapa celah dengan lakban, ataupun melapisi lebih  pada dari bagian tengah kardus agar tetap tersegel dengan kuat dan tidak terbuka secara tak sengaja.

Untuk tambahan keamanan, anda juga bisa melapisi bagian luar barang yang sudah dipacking menggunakan plastik film.

4. Beri Label Khusus Pada Kemasan

Ketika melakukan packing barang untuk pengiriman melalui logistik, sangat penting untuk memberikan label khusus pada kemasan, terutama untuk barang-barang yang rentan rusak. Melampirkan label pada kemasan memiliki manfaat penting dalam menjaga keamanan dan keutuhan barang selama proses pengiriman. Salah satu label yang sangat dianjurkan adalah label “Fragile” (rapuh/mudah rusak).

5. Pastikan Produk Memiliki Packaging Berkualitas

Meskipun kegiatan packing memang dapat membantu untuk menjaga produk tetap aman saat proses pengiriman barang,

namun packaging kemasan berperan penting dalam menciptakan perlindungan pada produk. Untuk mendapatkan hal tersebut, diperlukan beberapa perlakuan khusus saat pembuatan packaging atau kemasan yang diinginkan.

Dapatkan segera mesin dan equipment untuk segala kebutuhan pembuatan kemasan dengan harga dan kualitas bersaing.

Kontak Kami :

Scroll to Top